Kepsek SMP Dwi Putra, Klarifikasi: Yang Terjadi Hanya Mis Komunikasi Saja

Tangsel | antarwaktu.com – Kepala Sekolah SMP Dwi Putra Kota Tangerang Selatan Maesuroh mengklarifikasi soal video kerumunan siswa yang viral dan disebut-sebut terkait dugaan perundungan.

Menurut pihak sekolah, kerumunan yang terlihat dalam video berisi sekitar enam siswa. Mereka sudah diperiksa dan mengaku hanya bercanda secara verbal, tanpa ada pemukulan maupun tindakan agresif lainnya.

“Kami sudah verifikasi langsung. Anak-anak hanya ikut-ikutan secara verbal. Tidak ada pemukulan, tidak ada kekerasan. “Ujar Kepala Sekolah kepada awak media, Jumat (28/11/2025).

Insiden kecil tersebut terjadi di luar area sekolah dan sempat dibubarkan oleh seorang ibu warga setempat. Pihak sekolah justru menyampaikan apresiasinya atas aksi cepat warga tersebut.

“Alhamdulillah ada warga yang membubarkan. Kami memang selalu berpesan, kalau ada siswa kami yang berkerumun atau nongkrong yang tidak jelas, mohon ditegur. Kami sangat terbantu. “Ucap Maesuroh.

Setelah warga melapor kesekolah, guru langsung memastikan bahwa tidak ada tawuran dan siswa sudah pulang. Baju seragam tanpa bed lokasi sekolah juga ikut memicu salah sangka.

“Anak-anak kami sudah diperiksa. Tidak ada yang melakukan ancaman jari seperti di isu-isu. Itu semua sudah kami klarifikasi. Sekolah memberikan sanksi dan pembinaan terhadap anak-anak, adapun sanksi yang diberikan berupa surat perjanjian yang tidak akan mengulangi perbuatan yang sama. “Tegas kepala sekolah.

Pihak sekolah berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar siswa tidak lagi berkerumun setelah pulang sekolah dan tetap menjaga sikap.

“Harapan saya, anak-anak bisa ambil hikmahnya. Jangan ada lagi kerumunan yang memicu salah paham. Bullying sejauh ini hanya sebatas verbal, dan kami pastikan itu tidak berkembang lebih jauh. “Tutupnya.

(Yuyun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *