Kota Depok | antarwaktu.com – “Hoaks,” adalah kata serapan dari bahasa Inggris “hoax” yang berarti berita bohong, tipuan, atau informasi palsu yang sengaja disebarkan, seringkali untuk menyesatkan, dan kini menjadi istilah umum di media sosial untuk menyebut berita tidak benar.
Hal tersebut untuk mengantisipasi berita hoax, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok, bersama Forum Indonesia Emas menyambut awal tahun 2026, menggelar diskusi nasional tentang pemberitaan bencana.
“Artinya, tema ini dipilih karena munculnya keprihatinan atas berita dan penyebaran hoaks seputar bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Ketua PWI Kota Depok Rusdy Nurdiansyah, kepada wartawan di Kota Depok, Sabtu (3/1/2026).
Ia menjelaskan, bahwa tema itu menjadi bahasan karena sebagian wilayah tanah air berpotensi besar dilanda bencana alam pada tahun ini.
Agenda diskusi nasional ini merupakan wujud kepedulian PWI Depok terhadap krisis kemanusian yang terjadi jika antisipasi dan penanganan pascabencana tak berjalan sebagaimana mestinya.
“Nah, dengan pemberitaan pers turut menentukan kondisi tersebut, khususnya dalam menangkal gelombang hoaks di platform media sosial khususnya,” jelas Rusdy.
Ia juga menyebutkan, bahwa pemberitaan yang tidak tepat justru dapat memicu kepanikan masyarakat terdampak bencana. Padahal yang dibutuhkan adalah sajian media yang menumbuhkan kekuatan menghadapi bencana yang terjadi.
“Hal itu juga membangun empati agar muncul semangat gotong royong semua komponen bangsa guna berpartisipasi aktif meringankan penderitaan warga terdampak bencana,” ucap Rusdy.
Rusdy menambahkan, bahwa diskusi nasional itu bertema “Profesionalisme Media dalam Pemberitaan Bencana”. Subtema: Bangun Empati, Jaga Akurasi, dan Lawan Hoax”.
“Jadi, diskusi akan digelar di Sekretariat PWI Depok, Jalan Merpati Raya, Pancoran Mas, pada Selasa, tanggal 6 Januari pekan depan. Kami mengundang segenap anggota PWI Depok dan rekan wartawan anggota organisasi profesi konstituen Dewan Pers lainnya,” ujar Rusdy, yang bakal memandu acara diskusi dimaksud.
Diskusi nasional, lanjut Pemimpin Redaksi Ruzka Indonesia itu, menghadirkan tiga narasumber dengan latar belakang yang saling melengkapi, sehingga pembahasan dijamin komprehensif dan menarik.
Diantaranya mereka, Ridwan Ewako (Koordinator Bidang Organisasi PWI Kota Depok, pegiat antihoaks, dan wartawan INDEPENDEN MEDIA), yang akan membahas topik “Tantangan Peliputan Bencana: Hoax Cederai Pilar Persatuan dan Kesatuan Nasional”
Selanjutnya Dr. Ressi Dwiana, M.A., dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI) yang juga peneliti komunikasi bencana, akan tambil membahas topik “Memasifkan Edukasi: Kami Netizen Cerdas, Bukan Korban Medsos”.
Tak ketinggalan narasumber dari pemerintahan yang menangani langsung urusan kebencanaan, yakni Abdul Muhari, Ph.D. selaku kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana).
Muhari akan membahas topik tentang Profesionalitas Mitigasi: Antisipasi dan Penanganan Pascabencana.
“Jadi, pihaknya berharap semoga agenda diskusi nasional ini berjalan lancar dan menghasilkan sumbangsih nyata insan pers bagi masyarakat dan bangsa,” tandas Ketua PWI Kota Depok Rusdy Nurdiansyah, yang juga pemegang Pers Card Nomor One (PCNO), dari Presiden RI itu.
MAUL