Miris Asal Tuding, Oknum Polisi dan TNI Kepada Pedagang Es Gabus di Jakarta

Jakarta | antarwaktu.com – Pedagang es jadul (gabus) bernama Sudrajat di interogasi dan dituding menjual es kue jadul yang berbahaya karena diduga menggunakan berbahan spons atau busa, hingga viral vidionya di media sosial, pada Sabtu 24 Januari 2026.

Dalam video terlihat seorang anggota Polisi dan TNI tengah memegang sebuah es kue jadul, sambil mengintrogasi Sudrajat (pedagang es) bahkan disuruh memakan nya, tepatnya di Utan Panjang III RT 10 RW 05, Kelurahan Utan Panjang, Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat.

Menurut oknum tersebut, dari hasil pengecekan keduanya meyakini bahwa es kue jadul (es gabus) itu tidak terbuat dari puding, melainkan busa spons. Bahkan, pedagang yang sudah tua itu dibentak dan dipaksa memakan sendiri dagangannya itu.

Kendati demikian, Anggota Polisi dan TNI yang bertugas di Kelurahan Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, mengakui atas kesalahannya karena terlalu cepat mengambil kesimpulan, dimana es gabut yang dijual ternyata tidak mengandung bahan berbahaya.

“Kami di lapangan telah menyimpulkan terlalu cepat, tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dari pihak berwenang seperti Dinas Kesehatan, Dokpol, maupun Labfor Polri,” kata Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa, Humas Polres Metro Jakarta Pusat Aiptu Ikhwan Mulyadi dalam keterangannya pada hari Selasa 27 Januari 2026 di Jakarta.

Oleh karena itu, lanjutnya, pihaknya memohon maaf yang sedalam-dalamnya, khususnya kepada pedagang es atas nama Sudrajat karena terdampak langsung dalam peristiwa itu.

Ikhwan menjelaskan, tindakan yang ia lakukan bersama seorang anggota Babinsa merupakan respons cepat atas laporan masyarakat yang khawatir akan adanya dugaan peredaran makanan berbahaya di lingkungan mereka.

(Kurnia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *