Dialog Kinerja 2026: Evaluasi Capaian 2025 dan Pembahasan Arah Program Strategis Deputi 3 Tahun 2026

Jakarta | antarwaktu.com – 27 Januari 2025, Kedeputian Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital (Deputi 3) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyelenggarakan Dialog Kinerja Tahun 2026, yang mana kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi kinerja unit kerja selama tahun 2025, sekaligus merumuskan arah program prioritas tahun 2026 ini.

Dalam sesi awal, dibahas secara komprehensif tugas dan fungsi, serta peran masing-masing Unit Kerja di lingkungan Deputi 3 dalam mendukung koordinasi dan sinkronisasi kebijakan Kemenko Perekonomian, serta pelayanan publik yang telah dijalankan selama 2025.

“Kali ini, dialog kita berfokus pada isu-isu strategis yang dihadapi sepanjang tahun 2025. Evaluasi ini menjadi dasar refleksi organisasi dalam meningkatkan efektivitas kerja ke depan,” tutur Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Ali Murtopo Simbolon, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Para peserta juga mendiskusikan tantangan pelaksanaan tugas, kebutuhan koordinasi antarunit, hingga rekomendasi perbaikan proses kerja. Hasil diskusi ini diharapkan menjadi referensi dalam penyusunan strategi kinerja yang lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika sektor perniagaan dan ekonomi digital.

Sesi inti kegiatan adalah pembahasan rencana program dan target kinerja untuk tahun 2026. Beberapa agenda utama yang dibahas mencakup penyusunan Perjanjian Kinerja (PK) sebagai komitmen pencapaian sasaran kinerja yang terukur; penguatan Pembangunan Zona Integritas (ZI), Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), serta Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas layanan publik; serta langkah awal penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Deputi 3 untuk periode tahun 2025-2029 sebagai panduan kebijakan jangka menengah.

Pembahasan lain juga mencakup sejumlah program prioritas yang akan diluncurkan sepanjang tahun 2026. Di antaranya adalah inisiatif Gig Economy yang sudah berjalan mulai pertengahan Januari 2026. Program ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem kerja digital serta memberikan ruang inklusif bagi pekerja lepas dalam platform digital.

Selain itu, Deputi Ali juga menegaskan kelanjutan dan penguatan program AI Innovation yang akan mulai dijalankan secara intensif pada Februari 2026 untuk mendukung pemanfaatan kecerdasan buatan dalam kebijakan dan akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

Dialog kinerja ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital (Deputi 3) dalam menjalankan fungsi koordinasi dan kebijakan yang efektif di tahun 2026.

“Saya mengapresiasi partisipasi aktif seluruh pegawai dan menegaskan kembali komitmen bersama untuk mengakselerasi pencapaian target kinerja, memperkuat integritas birokrasi, serta meningkatkan sinergi antarunit kerja,” pungkas Deputi Ali.

Kegiatan dialog yang dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital ini dihadiri seluruh jajaran pegawai Kedeputian Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital. Mulai dari lingkup Sekretariat Deputi, Asisten Deputi Perdagangan Dalam Negeri, Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Asisten Deputi Fasilitasi Perdagangan dan Pengembangan Ekspor, Asisten Deputi Pengembangan Logistik Nasional, Asisten Deputi Pengembangan Ekonomi Digital, serta Asisten Deputi Peningkatan Inklusi Keuangan.

Sumber: Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *