Garut | antarwaktu.com – Badan Permusyawaran Desa (BPD) Desa Purbayani kecamatan Caringin Garut Jawa Barat, telah menetapkan dua bakal Calon Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) sekaligus pengundian nomor urut Paslon, pada Senin (9/2/2026) kemarin.
Dua pasangan bakal Calon Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) tersebut yakni Suherman dan Kusdimay S.Sos.
Setelah melalui pengundian Nomor 1 di dapat oleh Suherman dan nomor urut 2 oleh Kusdimay S.Sos.
Sebagaimana diketahui Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) berencana menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) pada tahun 2026.
Agenda ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan roda pemerintahan desa agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Tercatat ada 20 desa yang akan mengikuti proses pemilihan tersebut. Desa-desa ini tersebar di 12 kecamatan, dan ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan kepemimpinan pasti di tingkat desa cukup merata di berbagai wilayah Kabupaten Garut.
Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa PAW mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Garut Nomor 16 Tahun 2023 yang mengatur tata cara pengisian jabatan kepala desa di tengah masa jabatan.
Pergantian ini dilakukan karena sejumlah alasan, mulai dari kepala desa meninggal dunia, hingga adanya kepala desa yang telah terjerat kasus korupsi.
Beberapa masyarakat Desa Purbayani berharap proses pemilihan Kepala Desa pengganti antar waktu kedepan bisa melanjutkan program program pemerintah desa Purbayani yang lebih baik dan maju sebelum ada Pilkades serentak atau definitif.
” Kami berharap kedua kandidat siapapun nantinya yang akan keluar sebagai pemenang bisa membawa perubahan dan perbaikan kearah kemajuan terutama pemerataan pembangunan,” kata warga.
Ditanya soal kedua profile kedua bakal Calon Kades,warga memberikan tanggapan beragam.
” Kalau dari sisi pengalaman pemerintahan, tentu Pak Kusdimay lebih berpeluang, karena beliau mantan Sekretaris Kecamatan Caingin dan sudah malang melintang di dunia birokrasi,” kata Warga.
Warga lainnya menimpali, bahwa sosok Suherman juga tak kalah menarik karena kedekatan dengan masyarakat serta mendapatkan perhatian tersendiri.
“Ya intinya siapapun pemenangnya nanti di harapkan bisa membawa perubahan desa Purbayani ke arah lebih baik,” ujar Warga.
Untuk di ketahui beberapa potensi Desa Purbayani yang bisa mendongkrak pendapatan asli desa (PAD) diantaranya adalah penataan pariwisata pantai Rancabuaya serta pasar desa yang belakangan ini sering di keluhkan warga dan tentu saja harus dilakukan pembenahan secara komprehensif,” demikian warga.
Selain letaknya berada di pusat kota Kecamatan, desa Purbayani juga memiliki potensi kerawanan Kamtibmas dan penyakit masyarakat sosial lainnya, seiring perkembangan wilayah itu sendiri. (Deng) Editor: Buy






