Sukabumi | antarwaktu.com – Ratusan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memadati Ballroom Hotel Balcony, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, pada Sabtu (14/3/2026) sore.
Kehadiran mereka bertujuan untuk mengikuti Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata dari Anggota DPR RI Fraksi PKB Dapil Kota dan Kabupaten Sukabumi, Zainul Munasichin.
Dalam agenda tersebut, hadir pula narasumber dari perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) koordinator wilayah Kota Sukabumi Septo Suharyanto ,S.E untuk memberikan pemahaman teknis mengenai program prioritas pemerintah tersebut.
Dalam arahannya, Zainul Munasichin menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis adalah langkah mulia pemerintah yang harus didukung oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk para kader partai di tingkat akar rumput.
”Ini adalah program pemerintah yang sangat mulia dan semestinya kita dukung bersama. Program ini sudah diperhitungkan dengan matang, sehingga jika dalam proses perjalanannya terdapat kendala, itu adalah hal yang lumrah dalam sebuah transisi kebijakan besar,” ujar Zainul di hadapan para kader.
Soroti Kritik Tanpa Detail di Media Sosial
Lebih lanjut, legislator PKB ini juga memberikan catatan kritis terkait fenomena viralnya beberapa unggahan di media sosial dalam beberapa bulan terakhir.
Zainul menyayangkan adanya oknum atau orang tua siswa yang melayangkan kritik secara generalisasi tanpa menyertakan detail permasalahan.
Ia mencontohkan adanya unggahan foto menu makanan yang dianggap kurang layak, namun tidak disebutkan lokasi dapur atau satuan pendidikan mana yang memproduksinya.
”Sangat disayangkan jika kritikan di media sosial tidak detail. Misalnya, memposting foto ompreng menu MBG dengan narasi
‘hancur’ tanpa menyebutkan itu terjadi di dapur mana. Hal ini justru membuat pihak BGN bingung untuk mencari solusi dan melakukan perbaikan cepat karena titik masalahnya tidak spesifik,” tegasnya.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal
Menutup penyampaiannya, Zainul mengajak masyarakat untuk bersyukur dan melihat peluang besar di balik program MBG.
Menurutnya, program ini bukan sekadar urusan pemenuhan gizi, melainkan juga motor penggerak ekonomi kerakyatan di setiap wilayah. ”Kita harus bersyukur, program MBG ini dirancang untuk meningkatkan ekonomi di wilayah masing-masing dengan melibatkan potensi lokal.
Mari kita kawal bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak kita dan para pelaku ekonomi lokal,” pungkasnya.
Laporan: Tarman Sutarman (Ute)






