Jaksani : Pihak Pemerintah Harus Transparan Terhadap Bukti Surat Berharga 

Kota Tangerang | antarwaktu.com –  Perselisian lahan tanah antara pihak pemerintah kota tangerang dan ahli waris Biar bin Koentoel telah berbuntut panjang penjelasan surat tanah yang di keluarkan oleh pihak kelurahan Benda atas nama Biar Bin Koentoel dengan nomor girik. C. 436 dinyatakan tidak ada atau tidak memiliki buku leter C nya alasan mereka hilang. 

Jaksani sebagai tokoh masyarakat sangat menyayangkan pada pihak kelurahan benda yang saat ini di jabat Ahmad Sarury Mufid,S,AP yang seharusnya mereka memiliki berkas surat penting diduga mengabaikan.

Ia juga menegaskan kepada pihak pemerintah yang menguasai tanah milik Biar Bin Koentoel “Tunjukkan secara baik-baik ‘ Kasih pemahaman kepada kami dengan bukti yang kongkrit kalau memang terbukti surat pemerintah Real dan benar monggo silahkan kuasai lahan Milik negara Tersebut,” tegas jaksani 

Begitupun sebaliknya nya apa bila bukti surat Ahli waris yang Ril dan kongkrit kebenarannya ‘ Yah pemerintah harus Legowo Berikan dan akui secara propesional bahwa lahan tersebut milik seluruh ahli waris “. 

Tinggal pemerintah harus bersikap bijak dalam menyelesaikan persoalan permasalahan masyarakat Tersebut 

1. Apabila pemerintah memerlukan lahan tersebut untuk sarana pendidikan Tinggal di usulkan saja anggaran nya untuk membeli dan membayar lahan tersebut kepada pihak Ahli waris begitu saja ko repot, jangan bersitegang dengan masyarakat dalam menyelesaikan masalah.

Perlu dipahami oleh semua pihak musuh terbesar aparatur pemerintah Republik Indonesia bukan rakyat mu sendiri. 

Musuh terbesarmu adalah Perampok, kekayaan negaramu sindikat narkoba, teroris, judol, penipu, pencuri, preman berdasi.

Jangan tegas terhadap masyarakat yang sedang memperjuangkan hak nya dalam mencari keadilan.

HUMANIS ITU IBADAH LHOOO,,, Seru jaksani 

Ketegasan yang tidak memiliki landasan hukum yang jelas adalah “tindakan yang brutal” persis seperti tindakan kompeni Belanda,” pungkasnya Kamis, 02 -04-2026. Hingga berita ditayangkan Lurah dan Camat belum terkonfirmasi.

(Eko/Tim)