Klarifikasi Budi Wasono dibalik Video Viral: Ungkap Kronologi Duduk Perkara Lahan di Curug Sangereng

Tangerang | antarwaktu.com – Pemilik lahan di Desa Curug Sangereng, Budi Wasono, memberikan klarifikasi resmi guna menanggapi potongan video dirinya yang tengah viral di media sosial. Penjelasan ini bertujuan untuk meluruskan persepsi publik agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait peristiwa yang sebenarnya terjadi.

Duduk Perkara Lahan Budi menjelaskan bahwa perselisihan tersebut bermula dari persoalan lahan miliknya yang berlokasi di Desa Curug Sangereng. Lahan tersebut telah disewakan selama 20 tahun kepada seorang penyewa bernama Rudy. Diakui Budi, hubungan antara dirinya dan Rudy selama ini berjalan baik dan penuh pengertian.

“Kami sudah berkomunikasi sejak awal tahun 2026 bahwa lahan tersebut akan dijual. Saudara Rudy pun sudah menyatakan kesiapannya untuk pindah jika lahan tersebut laku terjual,” ujar Budi dalam keterangannya Kamis 9 April 2026.

Awal Mula Perselisihan dipicu oleh salah satu karyawan Penyewa lahan (Eva)  Ketegangan mulai muncul saat Budi bersama calon pembeli sudah ada komitmen jual beli tanahnya, namun saat disurvei ke lokasi lahan. Setiap Pihak pembeli selalu bertemu dengan Eva yang diketahui merupakan karyawan dari Rudy selalu gagal seakan menggagalkan jual beli.

Budi menyayangkan sikap Eva yang memberikan informasi tidak akurat kepada calon pembeli. Menurut Budi, Eva menyebutkan bahwa lahan tersebut rawan banjir dan terdapat area pemakaman di lokasi tersebut, yang kemudian diduga kuat menjadi penyebab calon pembeli membatalkan niatnya.

“Informasi tersebut menghambat proses penjualan lahan kami. Itulah yang memicu teguran dari saya dan istri kepada saudari Eva. Kami merasa dirugikan oleh pernyataan yang tidak sesuai fakta di lapangan,” tambah Budi.

Peristiwa viralnya vidio bahwa sebelumnya tanggal 27 Maret 2026 telah selesai dan dirundingkan dengan membuat pernyataan diatas materai antara pihak Budi dan istrinya serta Eva berikut Rudi, namun kemudian adanya unggahan di media sosial dirinya sangat disesalkan karena menurut nya sangat mengganggu dan dibalik potongan vidio ada awalnya cerita dan Budi serta istrinya tidak berniat melakukan perbuatan sejauh itu, hanya karena emosi yang bersifat manusiawi.

(Red)