Sukabumi | antarwaktu.com – Sektor pertanian di Desa Cicantayan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi kini tengah mendapat angin segar. Melalui bantuan pemerintah pusat, sebuah proyek rehabilitasi jaringan irigasi mulai dikerjakan untuk memastikan pasokan air ke sawah-sawah warga tetap stabil dan produktif.
Proyek yang bertajuk Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) ini merupakan inisiasi dari Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian.Menggunakan skema Swakelola, proyek ini memberikan kepercayaan penuh kepada masyarakat setempat untuk mengelola dan mengerjakan pembangunannya secara mandiri.
Transparansi Anggaran dan PelaksanaanBerdasarkan papan informasi yang terpasang di lokasi, proyek ini menelan anggaran sebesar Rp100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah) yang bersumber dari APBN Pusat Tahun Anggaran 2026.
Adapun rincian detail proyek tersebut meliputi:Pelaksana: Kelompok Tani Mandiri 1.Lokasi: Desa Cicantayan, Kec. Cicantayan. Waktu Pengerjaan: 02 Maret 2026 hingga 30 Juli 2026.Volume: 1 (Satu) Paket Pekerjaan.
Gotong Royong Perkuat Ketahanan Pangan Pantauan di lapangan menunjukkan para pekerja yang tergabung dalam Kelompok Tani Mandiri 1 sedang melakukan pemasangan kerangka besi dan penggalian fondasi irigasi. Penggunaan sistem swakelola ini dinilai efektif karena para petani sendiri yang paling memahami kondisi geografis dan kebutuhan air di lahan mereka.
“Dengan adanya RJIT ini, kita berharap kebocoran air bisa diminimalisir sehingga indeks pertanaman petani bisa meningkat,” ujar salah satu warga di lokasi.
Pembangunan ini diharapkan dapat rampung tepat waktu pada akhir Juli mendatang, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan pada musim tanam berikutnya. Ketegasan transparansi melalui papan pengumuman ini juga mendapat apresiasi dari warga sebagai bentuk pertanggungjawaban publik atas penggunaan dana negara.
Pada akhirnya masyarakat bisa turut serta atau berperan aktif dalam kegiatan tersebut dalam memberikan saran/masukan dalam berjalannya progres pembangunan sarana pertanian. (Ute)
Kabiro, Tarman Sutarman






