Sukabumi | antarwaktu.com – Pusat Pengembangan Dakwah Islam (Pusbangdai) yang berlokasi di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, menjadi tuan rumah pertemuan akbar pemuda Islam tingkat dunia. Selama empat hari, mulai 24 hingga 27 Juni 2026, tempat ini menyelenggarakan kegiatan Camp Religi Mubarokah ke-8.
Perhelatan yang mengusung tema besar “Faith Leadership Civilization” ini bertujuan menyiapkan generasi pemuda masjid sebagai pilar utama peradaban masa depan yang kokoh berlandaskan iman. Acara dibuka secara resmi oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si, pada Kamis (25/6/2026).
Turut hadir mendampingi pembukaan, Presiden Pemuda Masjid Dunia Said Aldi Al-Idrus, Anggota DPR RI Komisi XIII Hj. Dewi Asmara, serta Bupati Sukabumi H. Asep Japar.
Meneguhkan Peran Pemuda di Tengah Tantangan Zaman
Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terpilihnya daerahnya sebagai lokasi pertemuan strategis ini. Kegiatan ini dihadiri oleh delegasi pemuda masjid dari berbagai wilayah di Indonesia hingga sejumlah negara sahabat.
“Selamat datang bagi seluruh peserta, baik dari dalam maupun luar negeri. Kehadiran saudara sekalian adalah kehormatan besar bagi Kabupaten Sukabumi. Momen ini sangat penting agar pemuda masjid mampu menjawab tantangan zaman, menjadi pelopor perubahan, dan membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai keimanan,” ujar Bupati Asep Japar.
Konsolidasi Lintas Negara untuk Kepemimpinan Global
Selama empat hari penyelenggaraan, Camp Religi Mubarokah menjadi ajang konsolidasi dan silaturahmi lintas daerah dan negara. Kehadiran Gubernur Lemhannas memberikan dimensi strategis tersendiri, menegaskan bahwa peran pemuda masjid tidak hanya terbatas pada ranah keagamaan, tetapi juga mencakup aspek kepemimpinan, ketahanan bangsa, dan kontribusi positif di kancah global.
Rangkaian kegiatan diisi dengan diskusi mendalam, pembekalan materi, dan pertukaran gagasan seputar tema Faith Leadership Civilization. Hal ini dirancang untuk memperkuat kapasitas dan wawasan peserta agar siap menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Hingga berita ini diturunkan, seluruh peserta masih mengikuti rangkaian agenda yang telah disusun, dan kegiatan akan ditutup secara resmi pada Sabtu, 27 Juni 2026 mendatang.
(Tarman Sutarman/Ute)
Kabiro Sukabumi – Antarwaktu.com












