Banyuasin | antarwaktu.com – Upaya dalam meningkatkan kesadaran warga terkait pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kembali dilakukan oleh Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sriwijaya melalui kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Kelompok 18. Membawa semangat pengabdian kepada warga, mahasiswa melaksanakan kegiatan edukasi K3 Ergonomi dengan sasaran kepada seluruh warga desa terfokus pada pengangkatan beban berat. Penyuluhan dilakukan di Kantor Desa Limbang Mulya, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan pada Selasa (16/6/26)..
Penyuluhan yang dilakukan Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sriwijaya dihadiri oleh 30 warga desa Limbang Mulya yang terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu. Warga desa mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias, mulai dari pengisian pretest, penyampaian materi, praktik penerapan ergonomi, hingga pengisian post-test sebagai evaluasi pemahaman setelah diberikan edukasi.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan pengetahuan praktis kepada warga mengenai penerapan ergonomi yang baik dalam kehidupan sehari-hari, terkhususnya pada aktivitas rumah tangga yang sering melibatkan pengangkatan barang berat. Edukasi ini diharapkan mampu membantu warga memahami pentingnya posisi tubuh yang benar agar aktivitas dapat dilakukan secara aman dan nyaman.
Kegiatan edukasi K3 Ergonomi ini mendapatkan respon positif dari warga Desa Limbang Mulya. Antusiasme warga terlihat dari keaktifan peserta dalam mengikuti penyuluhan. Agar edukasi lebih mudah dipahami, mahasiswa mengajak salah satu warga desa yang hadir untuk berpartisipasi secara aktif dalam simulasi penerapan teknik pengangkatan beban yang benar, sehingga materi yang diberikan tidak hanya dipahami secara teori tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Penanggung jawab program kerja K3 Ergonomi Kelompok 18 PBL FKM Universitas Sriwijaya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga bahwa aspek keselamatan kerja tidak hanya berlaku di tempat kerja, tetapi juga penting diterapkan dalam aktivitas rumah tangga.
“Melalui edukasi K3 Ergonomi ini, kami berharap warga Desa Limbang Mulya dapat lebih memperhatikan posisi tubuh saat melakukan aktivitas sehari-hari. Hal sederhana seperti cara mengangkat barang yang benar, seperti mengangkat galon dapat membantu menjaga kesehatan dan kenyamanan tubuh,” ujarnya.
Selaras dengan apa yang diucapkan oleh penanggung jawab program kerja K3 Ergonomi, kegiatan ini juga mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), nomor 5 (Kesetaraan Gender), dan nomor 11 (Permukiman yang Berkelanjutan).
Dengan adanya kegiatan ini, Mahasiswa FKM Unsri berharap warga Desa Limbang Mulya dapat menerapkan prinsip ergonomi secara mandiri dan berkelanjutan. Edukasi sederhana namun bermanfaat ini menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup aman, sehat, dan produktif.
(RYD/RLS)






