Tangerang Selatan | antarwaktu.com – Program seragam sekolah gratis yang diwacanakan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dipastikan mulai berjalan tahun ini. Meski demikian, bantuan tersebut belum dapat dinikmati seluruh siswa karena pada tahap awal akan diprioritaskan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Deden Deni, mengatakan program tersebut direncanakan mulai direalisasikan melalui APBD Perubahan 2026. Bantuan akan menyasar peserta didik baru di jenjang TK, SD, dan SMP yang masuk kategori penerima afirmasi.
“Untuk tahap awal kita untuk yang afirmasi dulu, mudah-mudahan tahun ini sudah terjadi,” kata Deden Deni.
Menurut Deden, penerima bantuan sementara difokuskan kepada siswa dari keluarga tidak mampu. Namun, ke depan program tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak peserta didik.
“Ke depan sih akan semuanya tentunya. Bahkan kelas 1 SD dan kelas 4. Sementara yang afirmasi dulu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan seragam direncanakan diberikan kepada siswa TK, siswa SD kelas 1, serta siswa SMP kelas 7 yang memenuhi kriteria penerima manfaat.
Meski tahun ajaran baru akan dimulai dalam waktu dekat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan masih menunggu proses penganggaran melalui APBD Perubahan sebelum bantuan dapat disalurkan.
“Tahap penyalurannya di APBD Perubahan. Tahun ajaran baru bulan depan, jadi kita menunggu proses realisasi bantuan seragam bagi anak-anak yang tidak mampu,” jelasnya.
Deden menambahkan, program tersebut menggunakan komponen anggaran dalam Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA). Karena itu, menurutnya, pelaksanaan bantuan seragam tidak akan mengurangi alokasi bantuan pendidikan lain yang telah berjalan.
“Ini ada di komponen BOSDA, jadi tidak mengganggu bantuan biaya bagi anak-anak yang tidak mampu,” pungkasnya.
Hingga saat ini, Pemerintah Kota Tangsel masih mematangkan mekanisme penyaluran, termasuk jumlah penerima dan teknis pelaksanaan program seragam gratis tersebut.
(Yuyun)












