Tangsel | antarwaktu.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Mulya Jaya Jakarta menggelar Bakti Sosial Terintegrasi Tahun 2026 di Plaza Rakyat Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Selasa (21/7/2026). Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan sosial, kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi dalam satu lokasi sekaligus memperingati Hari Anak Nasional.
Sebanyak sepuluh layanan dihadirkan untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan, meliputi Peksos Goes to Community, layanan terapi, pemeriksaan kesehatan, pemberian alat bantu disabilitas, khitan gratis, penebusan ijazah, donor darah, bantuan kewirausahaan, permainan anak, hingga penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI).
Asisten Daerah I Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Chaerudin, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan Kementerian Sosial RI dalam menghadirkan pelayanan yang lebih mudah diakses sekaligus menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
“Melalui Bakti Sosial Terintegrasi ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan dalam satu tempat. Kolaborasi seperti ini menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk terus hadir memberikan pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Chaerudin.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah diharapkan terus diperkuat sehingga manfaat program-program sosial dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dengan melibatkan berbagai pihak, sehingga semakin banyak warga yang memperoleh manfaat dan kualitas kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang Selatan dapat terus meningkat,” katanya.
Berbagai layanan yang disediakan pun disambut antusias oleh masyarakat. Hani dan Munayah, dua warga desil 1 asal Ciputat, mengaku memperoleh informasi mengenai kegiatan tersebut melalui grup Program Keluarga Harapan (PKH) yang dibentuk Kementerian Sosial.
Keduanya berharap program serupa dapat terus dilaksanakan dengan jangkauan informasi yang semakin luas agar lebih banyak masyarakat mengetahui dan memanfaatkan layanan yang tersedia.
“Harapannya lebih banyak bantuan, karena banyak warga yang membutuhkan. Distribusi informasinya juga semoga ke depannya lebih mudah, sehingga semakin banyak warga yang mengetahui informasi bantuan-bantuan seperti ini,” ujar keduanya.
Manfaat kegiatan juga dirasakan Rustanto, seorang ayah dari anak kembar yang memperoleh layanan terapi wicara dan terapi peningkatan nafsu makan bagi anaknya.
“Sebagai warga Tangsel, saya bersyukur mendapatkan bantuan penebusan ijazah bagi anak sekolah, kemudian dapat bantuan terapi ini. Terima kasih kepada Pemkot Tangsel, kami sebagai warga mendukung program ini,” tuturnya.
Sementara itu, layanan donor darah turut menarik minat masyarakat. Gina, salah satu peserta, mengaku mengetahui kegiatan tersebut melalui media sosial dan memutuskan ikut berpartisipasi karena ingin membantu sesama.
“Alasannya karena memang ingin membantu sesama, selain itu alasan kesehatan. Senang sih, berhasil lolos hasil cek darah. Karena tidak semua pendonor diterima, misalnya karena kurang tidur atau mengalami hipertensi,” ujarnya.
Layanan khitan gratis juga menjadi salah satu yang paling diminati. Irfan, salah satu peserta, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.
“Rasanya agak sakit, tapi senang. Dapat mainan, uang, dan tas untuk sekolah,” katanya sambil tersenyum.
Selain Irfan, dua anak lainnya, Haikal dan Rafif, turut mengikuti layanan khitan gratis yang diselenggarakan pada kegiatan tersebut.
Tak hanya menghadirkan layanan kesehatan fisik, Bakti Sosial Terintegrasi juga menyediakan layanan psikologi bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan kesehatan mental.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama Kementerian Sosial RI berharap semakin banyak masyarakat yang memperoleh kemudahan dalam mengakses layanan sosial, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi, sekaligus memperkuat kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
(Yuyun)







