Jakarta | antarwaktu.com – Untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Polda Metro Jaya menggelar Apel Kebangsaan “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” berlangsung Sabtu (8/8/2026) pukul 08.00 WIB, di kawasan Monas, Jakarta Pusat.
Dalam apel tersebut juga melibatkan unsur Polri, TNI, dan masyarakat sebagai momentum memperkuat persatuan, sinergitas, serta kebersamaan lintas suku dan agama. Kurang lebih 11.000 peserta mengikuti agenda ini, terdiri atas 500 personel TNI, 500 personel Polri, dan 10.000 warga dari berbagai elemen. Diantaranya dari organisasi kemasyarakatan, komunitas ojek online, buruh, OKP Cipayung Plus, satpam, Pokdar Kamtibmas, pelajar, hingga Saka Bhayangkara.
Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menyampaikan bahwa menjaga Jakarta merupakan bagian dari upaya merawat Indonesia. Pentingnya kolaborasi pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh lapisan masyarakat. “Menjaga Jakarta berarti menjaga Indonesia. Dengan semangat kebangsaan, kita bangun kekuatan bersama antara unsur pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan,” ujar Komjen Pol. Asep Edi Suheri.
Hal yang sama dengan Pangdam Jaya Letnan Jenderal TNI Deddy Suryadi, menegaskan bahwa Jakarta memiliki peran penting sebagai wajah Indonesia. Karena itu, stabilitas ibu kota perlu dirawat melalui kerja sama lintas elemen. “Jakarta adalah wajah Indonesia. Ketika Jakarta aman, Indonesia semakin kuat,” tandas Letjen Deddy Suryadi.
Ditempat yang sama Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, Apel Kebangsaan menjadi pengingat bahwa keamanan Jakarta merupakan tanggung jawab bersama. “Apel Kebangsaan ini menjadi momentum memperkuat persatuan, sinergitas, dan kebersamaan lintas suku maupun agama. Kami mengajak seluruh masyarakat menjaga Jakarta tetap damai dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto.
Ia juga mengimbau, masyarakat tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi serta terus merawat kerukunan di lingkungan masing-masing. “Dengan sinergi Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, semangat Jaga Jakarta diharapkan terus tumbuh sebagai kekuatan bersama untuk Indonesia,” imbuh Kombes Pol. Budi Hermanto.
Dengan berlangsungnya apel tersebut, elemen masyarakat juga membacakan Deklarasi Jaga Jakarta untuk Indonesia. Deklarasi itu berisi komitmen menjaga ketertiban, menolak provokasi, intoleransi, kekerasan, dan perpecahan, serta memperkuat gotong royong.
Selain deklarasi, acara dirangkaikan dengan bakti sosial berupa pembagian paket sembako dan bakti kesehatan gratis, meliputi pemeriksaan umum, mata, gigi, dan laboratorium.
MAUL/RED











