Kota Depok l antarwaktu.com – Slogan atau kalimat “Pekerja Diingatkan Disiplin” biasanya merujuk pada prinsip dasar dalam dunia kerja mengenai pentingnya ketertiban. Kalimat ini umumnya dilanjutkan dengan kata “kunci kesuksesan”, “modal utama produktivitas”, atau “kewajiban bersama”.Dalam konteks profesional, disiplin kerja bukan sekadar mematuhi aturan, melainkan fondasi untuk membangun karier yang solid dan menjaga kelancaran operasional perusahaan.
Hal tersebut dengan pelaksanaan pembangunan program pemerintah berupa revitalisasi SDN 06 Depok Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, mulai memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Diketahui sejumlah pekerja di lokasi proyek terlihat telah menggunakan alat pelindung diri (APD) saat menjalankan pekerjaan konstruksi.
Hal yang terpenting dalam pelaksanaan proyek tersebut menggunakan APD. Karena, sebagian pekerjaan dilakukan di area dengan ketinggian yang memiliki risiko kecelakaan kerja apabila tidak disertai perlengkapan keselamatan yang memadai.
Hotman Pardede selaku pelaksana proyek menyampaikan, bahwa pihaknya telah mengingatkan para pekerja, khususnya mandor, agar memastikan penggunaan APD selama kegiatan konstruksi berlangsung. “Maka alat pelindung diri (APD), kita sudah memberitahukan kepada para pekerja, khususnya mandor, agar para pekerja selalu menggunakan helm keselamatan dan sepatu saat melakukan kegiatan proyek di lapangan,” ujar Hotman, Jum’at (28/8/2026), dalam keterangannya.
Ia juga mengakui, meski demikian masih terdapat sejumlah pekerja yang terkadang tidak menggunakan APD ketika bekerja. Bahkan, pihak pelaksana sebenarnya telah menyediakan perlengkapan keselamatan bagi para pekerja. “Ya namanya tukang, kita sudah kasih tahu setiap hari untuk memakai alat-alat APD yang telah disediakan oleh kami. besoknya ada yang lupa dan ada yang tidak memakainya. saat ditegur oleh mandor, pekerja bilang lupa dan ada juga yang merasa kurang nyaman,” ucap Hotman.
Ia menegaskan, bahwa pihaknya akan terus mengingatkan para pekerja agar disiplin menggunakan APD sesuai dengan ketentuan keselamatan kerja. Karena, keselamatan pekerja harus menjadi perhatian utama selama proses pembangunan berlangsung, terlebih pekerjaan konstruksi memiliki berbagai potensi risiko di lapangan. “Tapi kami tetap terus mengingatkan kepada para pekerja untuk menggunakan APD sesuai aturan kerja, demi keselamatan para pekerja dan menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” tandasnya.
Ia juga berharap seluruh pekerja dapat meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya penerapan K3 sehingga proses revitalisasi SDN 06 Depok dapat berjalan aman, lancar, dan menghasilkan pekerjaan yang sesuai dengan harapan,” pungkas Hotmat.
Diketahui dari pantauan di lokasi, kini para pekerja telah dilengkapi sejumlah perlengkapan keselamatan, di antaranya helm keselamatan dan sepatu kerja. selain untuk melindungi pekerja dari potensi kecelakaan, penerapan K3 juga diharapkan dapat mendukung kelancaran serta kualitas pekerjaan proyek agar berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
MAUL










