Jakarta | antarwaktu.com – Bentuk dari kepedulian seperti bagikan masker kegiatan atau aksi membagikan penutup hidung dan mulut (masker) kepada masyarakat secara gratis, baik sebagai bentuk kepedulian sosial, tanggap darurat bencana (seperti paparan abu vulkanik atau kabut asap), maupun pencegahan penyakit menular.
Sebagai langkah antisipasi paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut, hal tersebut yang dilakukan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya membagikan total 30.000 masker kepada pengemudi ojek online (ojol) dan masyarakat yang mengakses pelayanan Samsat, pada Senin (7/9/2026).
“Benar, sebanyak 20.000 masker dibagikan kepada pengemudi ojol di tiga titik pangkalan, yakni Mal Gandaria City, Stasiun Kebayoran Lama, dan MRT Blok M. Sementara itu, 10.000 masker lainnya disalurkan kepada wajib pajak di seluruh Samsat jajaran Polda Metro Jaya,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Firman Darmansyah.
Ia menjelaskan, bahwa dalam aksi pembagian masker menyasar pengemudi yang banyak menghabiskan waktu di jalan serta masyarakat yang datang untuk mengurus administrasi kendaraan bermotor.
“Para pengemudi ojol tetap harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Melalui pembagian masker ini, kami ingin membantu mereka menjaga diri selama beraktivitas. Perhatian yang sama juga kami berikan kepada masyarakat yang datang ke Samsat,” jelas Kombes Pol Firman Darmansyah.
Firman Darmansyah juga menambahkan, bahwa selain membagikan masker, personel Ditlantas menyampaikan imbauan keselamatan berkendara. Pengemudi diminta mengurangi kecepatan apabila jarak pandang berkurang, menjaga jarak aman, serta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau masyarakat agar mengutamakan keselamatan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, dan tetap berhati-hati di jalan. Ikuti informasi resmi pemerintah mengenai perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau,” imbuh Dirlantas Polda Metro Jaya itu.
MAUL/RED












