Jakarta | antarwaktu.com – Diketahui penggagalan kiriman barang terlarang yakni tindakan penahanan atau penghentian paket ilegal oleh petugas berwenang (seperti Bea Cukai, TNI AU, Avsec, atau Kepolisian) sebelum barang tersebut sampai ke tujuan.
Hal tersebut, dengan keberhasilan tim gabungan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Direktorat Jenderal Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan 1,16 ton (1.160 kg) narkotika jenis ketamin hidroklorida (HCl) dari Malaysia menuju Indonesia.
“Dengan adanya upaya penyelundupan bahan narkotika jenis ketamin dan jumlah besar ke Tanah Air. Kini, penyelundupan tersebut telah berhasil digagalkan oleh tim gabungan yang terdiri dari Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama instansi lain,” ujar Wakil Ketua DPR RI Sumi Dasco Ahmad, Sabtu, 24 Oktober 2026, di Jakarta.
Dijelaskannya, bahwa berdasarkan data yang diterima dari Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, 1,1 ton ketamin itu dikirim dari Malaysia untuk disebar di Indonesia. Kapal dengan nama MT Global 168 yang membawa bahan narkotika itu tercatat milik PT Makmur Merin Petroleum dengan alamat lengkap di Suite 1112, Lantai 8, Menara TJB, Johor Bahru, Malaysia.
“Saya juga mengucapkan rasa turut prihatin kita yang mendalam terhadap apa yang terjadi di dalam negeri, tadi saya dapat data dari Pak Kapolri, bahwa baru-baru ini Polri dengan BNN bekerja sama menangkap kapal yang membawa bahan narkoba satu ton ketamin itu namanya kapal MT Global 168 di Belawan, Sumatra Utara (Sumut), dan kapal ini terdaftar atas nama perusahaan Malaysia, PT Makmur Merin Petroleum, alamatnya lengkap Suite 1112, Lantai 8, Menara TJB, Johor Bahru, Malaysia,” jelas Dasco.
Menurutnya, penggunaan narkoba sangat berdampak buruk terhadap kreativitas pemuda dan pemudi di Tanah Air. ” Jadi, dengan keprihatinan ini terhadap ancaman narkoba anak-anak negeri kita yang kemudian datang dari negara luar salah satu yang tadi saya sebutkan sehingga kita semua wajjb berihktiar untuk memerangi bahaya yang sangat-sangat dapat merusak anak-anak negeri sehingga kalau sudah narkoba ini kreatifitasnya sangat-sangat berkurang,” tutur Dasco.
Dasco menilai penindakan itu telah menyelamatkan jutaan anak-anak Indonesia dari bahaya penggunaan narkotika. Dasco juga menyampaikan apreasi tinggi atas kerja Polri di bawah komando Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dan tim gabungan yang berhasil menggagalkan penyelundupan ketamin tersebut,” ucap Ketua Harian Partai Gerindra itu.
Hal tersebut sebelumnya, operasi gabungan yang melibatkan Bareskrim Polri, BNN, Ditjen Bea dan Cukai, Ditpolair Baharkam Polri, serta Polda Sumatera Utara berhasil menggagalkan penyelundupan 1,16 ton ketamin HCL yang diangkut menggunakan kapal MT Global 168 di perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatra Utara.
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengatakan, petugas mengamankan delapan awak kapal dalam pengungkapan tersebut. Mereka terdiri atas tujuh warga negara Indonesia (WNI) dan satu warga negara Taiwan. “Hasil dari penggeledahan, petugas mengamankan 58 karung dengan total berat bruto 1,16 ton ketamin, alat komunikasi, dan kapal MT Global 168,” tandas orang nomor satu di Kepolisian Republik Indonesia itu.
Dengan keberhasilan polri mengungkap kasus tersebut, diperkirakan telah menyelamatkan sekitar 5,8 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan ketamin. Estimasi tersebut didasarkan pada jumlah barang bukti yang diamankan.
MAUL/RED








