Garut | antarwaktu.com – Anggota DPR RI Komisi I Fraksi PKB, H. Oleh Soleh, SH atau yang akrab disapa Kang Oleh Soleh, meresmikan Masjid Jami Al-Muslim di Kampung Lamekohok, Desa Jayamukti, Kecamatan Cihurip, Kabupaten Garut, Minggu (8/11/2026).
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita. Sebelumnya, kegiatan diawali doa bersama yang dipimpin Pimpinan Pondok Pesantren Manbaul Faizin, KH. A. Dudum Husen Abdussalam.
Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKB, H. Aceng Malki Mimar dan Anggota DPRD Kabupaten Garut, H. Rini.
Berbeda dengan sambutan peresmian masjid pada umumnya, Kang Oleh Soleh tidak hanya berbicara soal bangunan fisik. Ia justru menitipkan pesan sosial yang menohok kepada pengurus DKM dan warga Jayamukti.
Dalam amanatnya, ia mengajak warga untuk memakmurkan masjid bukan hanya dengan memperbanyak shalat berjamaah, tetapi dengan menghidupkan fungsi sosial masjid.
“Perhatikan 40 rumah dari segala arah di sekitar masjid ini. Kanan, kiri, depan, belakang. Jangan sampai ada tetangga kita yang kesulitan ekonomi, sakit, tidak punya beras untuk makan, tapi kita tidak peduli,” tegas Kang Oleh.
Menurutnya, keberadaan masjid harus menjadi solusi bagi persoalan warga sekitar. Ia bahkan menyinggung hal-hal kecil yang sering luput dari perhatian pengurus masjid.
“Perhatikan, barangkali ada warga yang tidak ke masjid bukan karena malas, tapi karena tidak punya sarung atau mukena. Jangan sampai hal sepele seperti itu menjadi penghalang orang untuk beribadah,” tambahnya.
Kang Oleh menilai, kemakmuran masjid tidak bisa diukur dari megahnya bangunan atau penuhnya jamaah saat shalat Jumat saja. Ukuran sejatinya adalah sejauh mana masjid memberi manfaat bagi lingkungan.
“Masjid harus jadi pusat ibadah sekaligus pusat kepedulian dan kebersamaan umat. Jangan sampai masjidnya bagus, tapi di sekitarnya masih ada warga yang kelaparan,” ujarnya.
Warga Kampung Lamekohok menyambut antusias peresmian tersebut. Masjid Jami Al-Muslim diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus penguat gotong royong dan persaudaraan di Desa Jayamukti, yang merupakan salah satu desa terjauh di wilayah Garut selatan.
(Chrystian)










