Majalengka | antarwaktu.com – Menteri PKP RI Maruarar Sirait mengatakan, pesanan 2,4 juta genteng menjadi momentum kebangkitan industri genteng Jatiwangi sekaligus tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat UMKM dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Pemerintah bahkan menargetkan peningkatan pesanan menjadi 3 juta genteng pada tahun mendatang.
Hal itu disampaikan Menteri PKP RI Maruarar Sirait saat peluncuran pengiriman Genteng Jatiwangi dan peresmian kredit program perumahan (KUR)di Lapangan Pasar Lawas Kabupaten Majalengka, Minggu (8/11/2026).
“Kredit Program Perumahan (KPP)/KUR Perumahan dengan target pembiayaan Rp710 miliar,” kata Menteri yang akrab di sapa Ara.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa Program Gentengisasi merupakan bagian dari upaya mewujudkan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), melalui penataan lingkungan permukiman sekaligus penguatan industri rakyat dalam negeri,” ungkap Dedi.
Untuk di ketahui Program Gentengisasi menjadi peluang untuk memperluas pasar produk lokal sekaligus meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Hal ini ditandai dengan pengiriman 2,4 juta keping genteng produksi Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, yang mencatatkan Rekor MURI sebagai pengiriman genteng terbanyak.
Distribusi tersebut akan menjangkau 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten untuk mendukung berbagai program perumahan, khususnya bedah rumah yang dilaksanakan pemerintah daerah.
Sedangkan Bupati Bandung Dadang Supriatna yang juga ikut hadir bersama pimpinan daerah Bupati/Walikota Se- Jawa Barat mengatakan Kabupaten Bandung menjadi salah satu daerah yang menerima manfaat program KUR perumahan ini untuk mendukung peningkatan kualitas rumah masyarakat,” singkatnya.(Asbuy)






