Kota Depok | antarwaktu.com – Dihari jadinya ke-40 tahun, Yayasan Nurul Hidayah menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan dengan diberi nama Art, Sport dan Islamic Competition (ASIC). Kegiatan yang berlangsung di Yayasan tersebut berjalan sukses dan meriah, Sabtu (29/11).
Seperti diketahui, berdirinya Yayasan Nurul Hidayah yang berlokasi di Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, antara lain menaungi jenjang, TK, SD, dan SMP.
Dalam kesempatannya Dedit Kurniawan selaku ketua panitia acara tersebut mengatakan, hari ini adalah puncak kegiatan hari jadi ke-40 Yayasan Nurul Hidayah. Untuk persiapan kurang lebih tiga bulan, kalau acara ASIC ini, tahun lalu memang sudah kita rencanakan.
“Adapun dalam kegiatan ini, kita mengadakan lomba-lomba dengan diikuti dari jenjang TK, SD, dan SMP, karena kebetulan kita berada di perbatasan Tangerang Selatan (Tangsel) dan Bogor, jadi untuk kegiatan lomba juga diikuti oleh peserta didik dari Tangsel dan Bogor,” ujar Dedit.
Ia menambahkan, tujuan digelarnya kegiatan ini agar dapat mendorong bakat dan talenta anak-anak supaya lebih baik lagi, artinya dalam kegiatan ini hanya sebagai wadah saja.

Sementara itu, Ketua Yayasan Nurul Hidayah Danny Sintoko menyampaikan, Alhamdulillah, tahun ini Yayasan Nurul Hidayah genap memasuki usia ke-40 tahun. Untuk menyambut momentum bersejarah ini, kami menggelar kegiatan yang kami namakan ASIC — Art, Sport, Islamic Competition. Ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi bagian dari rangkaian syukur kami atas perjalanan panjang Yayasan dalam dunia pendidikan Islam.
“Ada tiga kegiatan utama yang kami selenggarakan.
Pertama, lomba seni, seperti kaligrafi, paduan suara, dan penampilan kreativitas siswa. Kedua, lomba olahraga, seperti futsal, olahraga tradisional, dan pertandingan antarsekolah. Ketiga, kami juga menyelenggarakan bazar dan stand UMKM, yang melibatkan orang tua, guru, dan masyarakat sekitar.
“Dan sebagai puncak, ditutup dengan pertunjukan seni angklung, tari tradisional, dan tarian modern yang menggambarkan kolaborasi budaya, kreativitas, dan karakter Islam yang menjadi ciri lembaga kami.
Lanjut Danny lagi, acara ini kami maknai sebagai momentum refleksi dan pembaharuan. Empat puluh tahun bukan usia yang singkat. Insya Allah Yayasan ini akan terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang memiliki kualitas total, karakter Islam, dan mencetak generasi yang siap menyongsong masa depan.
“ASIC menjadi bukti bahwa pendidikan bukan hanya akademik, tetapi juga seni, sportivitas, karakter, kebersamaan, dan akhlak mulia,” ucapnya.
Masih kata Danny, kita ingin menunjukkan bahwa sekolah Islam bisa menjadi pusat kreativitas, kompetisi yang sehat, dan pembentukan karakter. Harapan kami, kegiatan ini terus berlanjut dan semakin besar di tahun-tahun berikutnya. Terima kasih untuk seluruh pihak yang mendukung, baik sekolah, orang tua, sponsor, dan masyarakat.
“Semoga kegiatan ASIC ini menjadi langkah awal untuk menuju 40 tahun berikutnya yang lebih sukses dan penuh keberkahan,” tutupnya.
(Red/Yun)