Intruksi Ketum IJMA, SIKAT Semua Temuan Korupsi yang Ancam Program Prioritas Presiden Prabowo‎‎

Jakarta | antarwaktu.com – Konsolidasi Internal Digelar, Ketum Fauzie HS, Perintahkan Anggota Jadi Garda Terdepan Cegah Kebocoran Anggaran MBG dan Revitalisasi Sarana Pendidikan, dan berbagai Program Prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo, saat kunjungan Ketua Umum di Sukabumi, hari Minggu, tanggal (30/11/2025) bertempat di Cafe Kabungah, Desa Langensari, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.‎‎

Organisasi jurnalis yang menaungi insan pers muslim, Indonesia Jurnalis Muslim Asosiasi (IJMA), bersikap tegas menyikapi transisi kepemimpinan nasional.‎‎

Dalam agenda Konsolidasi Internal, Ketua Umum DPP IJMA, Fauzie HS, menyerukan, “perang terbuka” terhadap praktik korupsi yang berpotensi menghambat program prioritas Presiden terpilih, Prabowo Subianto.‎‎Pertemuan yang dihadiri pengurus inti yaitu Waketum, Saepul Ramdani (Jawa), Sekretaris Jendral, Dede Suharta, Bendahara, Geri beserta jajaran Team Sukabumi ini menjadi momentum penting bagi IJMA untuk mengasah kembali fungsi utama jurnalis sebagai kontrol sosial masyarakat.‎‎

“Dengan adanya pergantian tonggak kepemimpinan dari Presiden Joko Widodo ke Prabowo Subianto, ada program nasional strategis yang harus kita kawal ketat,” tegas Ketum Fauzie di hadapan pengurus.‎‎

Program yang menjadi sorotan utama adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Revitalisasi Sarana Pendidikan, dan seluruh Program Prioritas Pemerintah Prabowo. Kesemuanya dinilai sebagai program kerakyatan yang paling rawan kebocoran anggaran jika tidak diawasi secara optimal.‎‎

Fauzie HS, secara eksplisit meminta seluruh anggota IJMA untuk menjadi “Garda Terdepan”. Ketum mengungkapkan, “Ingat, rekan-rekan jurnalis harus bisa mengawal program pemerintah pusat. Tujuannya hanya satu: program bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujarnya.

‎‎Lebih lanjut, Ketum IJMA tersebut mengeluarkan peringatan keras kepada pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan dan menyerukan, “Kalau ada temuan di lapangan terkait adanya indikasi korupsi yang akan menghambat program pemerintah, yang mengakibatkan tak optimal.

Tarman S

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *