Tangsel | antarwaktu.com – Semangat sportivitas dan prestasi mewarnai pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SMP/MTS tingkat Kota Tangerang Selatan yang digelar di aula UPTD SMPN 4, Rabu (03/06/2026).
Ajang tahunan yang berlangsung selama satu hari ini diikuti sekitar 457 peserta dari berbagai sekolah di Kota Tangerang Selatan. Para siswa terbaik akan berkompetisi untuk memperebutkan tiket mewakili tangsel pada O2SN tingkat Provinsi Banten.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel Deden Deni mengatakan O2SN dan GSI merupakan program nasional dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang dilaksanakan serentak seluruh daerah.
“Peserta yang bertanding hari ini merupakan para juara dari tingkat kecamatan. Khusus jenjang SMP, mereka akan bersaing untuk menjadi yang terbaik di tingkat kota,” ujar Deden.
Ia menjelaskan, terdapat lima cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni sepak bola, bulu tangkis, pencak silat, senam, dan panjat tebing. Tahun ini terdapat sedikit perubahan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.
“Kalau tahun lalu masih ada cabang karate, tahun ini tidak dipertandingkan. Sebagai gantinya ada cabang baru, yaitu panjat tebing,” katanya.
Menurut Deden, penyelenggaraan O2SN dan GSI tidak hanya bertujuan mencari atlet berprestasi, tetapi juga membentuk karakter siswa melalui olahraga.
Ia berharap para peserta dapat mengembangkan sikap disiplin, sportivitas, kerja keras, dan mental kompetitif selama mengikuti pertandingan.
Selain menjadi sarana menyalurkan minat dan bakat, para juara juga akan mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
“Anak-anak diberikan ruang untuk mengekspresikan kemampuan mereka. Bagi yang berprestasi tentu ada kesempatan melanjutkan ke tingkat berikutnya,” ujarnya.
Lebih jauh, Deden menilai nilai utama dari kegiatan tersebut adalah pembentukan karakter yang akan menjadi bekal siswa di masa depan.
“Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak memiliki mental yang kuat, mampu bersaing secara sehat, menjunjung sportivitas, serta memahami kelebihan dan kekurangan dirinya. Itu akan menjadi modal penting saat mereka terjun ke tengah masyarakat nantinya,” pungkasnya.
(Yuyun)






