Jakarta | antarwaktu.com – Pererat Sinergi yakni usaha untuk membuat kerja sama, hubungan, dan keaktifan bersama menjadi lebih kuat, erat, dan padu antara dua orang, kelompok, atau instansi.
Seperti halnya yang dilakukan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri bersama Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi, menyambangi Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Letjen TNI Djon Afriandi, berlangsung, Jum’at (24/7/2026), di Markas Komando Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur.
Dalam pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan soliditas antara Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Kopassus guna menjaga keamanan Jakarta serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Giat tersebut hadir Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, Kasdam Jaya Mayjend TNI Putra Widyawiyana, para pejabat utama Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Kopassus, serta sejumlah perwira dari masing-masing satuan.
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri menyampaikan, bahwa TNI dan Polri merupakan pilar utama dalam menjaga stabilitas keamanan, kedaulatan negara, dan keutuhan NKRI. “Oleh karena itu, kebersamaan kedua institusi harus terus diperkuat untuk menghadapi berbagai tantangan,” ujar Asep.
Ia juga menyebutkan, bahwa tantangan ke depan semakin kompleks seiring perkembangan situasi global, regional, dan nasional. “Jadi, kondisi tersebut harus dihadapi melalui kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ucap Asep.
Ditegaskannya, bahwa semangat bersama Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya, yakni Jaga Jakarta, Jaga Jayakarta, Jaga Indonesia Tetap Utuh. Karena, semangat itu menjadi pengingat bahwa keamanan Jakarta berpengaruh besar terhadap stabilitas nasional.
“TNI dan Polri merupakan pilar dalam menjaga NKRI. Kita harus terus kompak, saling mendukung, dan bekerja bersama untuk menjaga keamanan masyarakat, pemerintahan, serta keutuhan bangsa dan negara,” tandas Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri.
Hal yang sama di sampaikan Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi, bahwa kerja sama antarsatuan sangat diperlukan dalam menghadapi tingginya dinamika keamanan di Jakarta. “Setiap perkembangan di ibu kota harus ditangani secara cermat dan terukur karena dapat berdampak terhadap wilayah lain,” ujarnya.
Hal itu, koordinasi antara Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, dan Kopassus perlu terus dilanjutkan termasuk dalam memberikan pelayanan terhadap kegiatan masyarakat serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan,” tambah Letjen TNI Deddy Suryadi.
Ditempat yang sama Pangkopassus Letjend TNI Djon Afriandi menegaskan, Kopassus siap memberikan dukungan apabila dibutuhkan oleh Polda Metro Jaya maupun Kodam Jaya sesuai prosedur, kewenangan, dan perintah pimpinan. “Pihaknya juga meminta personel tidak mudah terpengaruh informasi sepihak yang dapat menimbulkan kesalahpahaman antara TNI dan Polri,” pungkasnya.
Djon Afriandi menambahkan, bahwa Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya merupakan duet yang serasi. “Jadi, keduanya memiliki komunikasi dan koordinasi yang sangat baik dalam menghadapi berbagai dinamika di Jakarta, Dalam waktu dekat, kami juga akan mengagendakan kunjungan balasan ke Polda Metro Jaya sebagai wujud komitmen untuk terus mempererat kerja sama yang telah terjalin dengan baik,” tandasnya
MAUL/RED






