Tangsel | antarwaktu.com – Warga di wilayah Keranggan, Kecamatan setu, Kota Tangerang Selatan, telah mengalami kekeringan selama kurang lebih dua bulan.
Kondisi tersebut membuat sejumlah sumur warga mengering dan hanya mampu menghasilkan sekitar empat ember air setiap harinya.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan terus menyalurkan bantuan air bersih.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Tangerang Selatan, Didin Sihabudin, mengatakan pihaknya mendistribusikan sekitar 17.000 hingga 28.000 liter air bersih setiap hari ke wilayah terdampak.
Menurut Didin, saat ini terdapat sekitar 10 titik yang terdampak kekeringan dengan total 222 kepala keluarga (KK).
“Penyaluran air bersih akan terus dilakukan hingga kondisi sumur warga kembali normal. Air tersebut bersumber dari PDAM Tirta Traya Cisadane Serpong, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSC), serta dukungan dari PT. Sinar Mas Land BSD. “ujar Didin.
Didin juga mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih agar berkoordinasi dengan pengurus RT dan RW setempat. Selanjutnya, pihak RT/RW dapat mengajukan permohonan distribusi air bersih kepada BPBD Kota Tangerang Selatan.
“Apabila warga membutuhkan bantuan air bersih, silakan berkoordinasi dengan RT dan RW. Nanti pihak RT/RW dapat mengajukan permohonan distribusi air kepada BPBD Tangsel agar segera kami tindak lanjuti,” ujar Didin.
BPBD memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama musim kemarau dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
(Yuyun)





