Sukabumi | antarwaktu.com – Penjabat (PJ) Kepala Desa Cikujang, Dulyani, secara resmi menyalurkan insentif bagi pengurus RT dan RW untuk tahun anggaran 2026.
Penyerahan insentif yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Sekretaris Desa (Sekdes), jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta Bhabinkamtibmas setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Dulyani menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada para pengurus kewilayahan.
Ia mengakui adanya keterlambatan pembagian insentif yang disebabkan oleh lambatnya regulasi serta kebijakan efisiensi anggaran yang cukup ketat.Efisiensi Anggaran dan Fokus Pembangunan KDMP Dulyani memaparkan kondisi keuangan desa yang mengalami penyesuaian signifikan.
Dari rencana awal sebesar Rp 1 Miliar, dana yang terealisasi masuk ke Rekening Kas Desa (RKD) hanya sebesar Rp 373 Juta atau 36 persen dari Dana Desa 2026.Hal ini terjadi karena anggaran dialokasikan secara besar-besaran untuk mendukung pembangunan Kawasan Desa Mandiri Pangan KDMP (Koperasi Desa Merah Putih )
“Kami memohon maaf atas keterlambatan ini. Aturan regulasi yang lambat serta adanya efisiensi anggaran untuk prioritas KDMP membuat pencairan baru bisa dilaksanakan saat ini,” ujar Dulyani di hadapan para pengurus RT/RW dan tokoh masyarakat.
Dampak pada Pembangunan FisikTerkait arah pembangunan, Dulyani menegaskan bahwa saat ini tidak ada pembangunan fisik yang bersumber dari Dana Desa. Desa Cikujang memiliki komitmen untuk mengembalikan dana KDMP sebesar Rp 3,5 Miliar dalam jangka waktu lima tahun.
Rencananya, Gedung KDMP Cikujang akan dibangun di lokasi strategis, yakni di lahan bagian belakang Pos Ramil.
Sinergi PBB dan Persiapan PAW Kepala DesaSelain penyerahan hak RT/RW, PJ Kades juga meminta bantuan dan sinergi dari seluruh pengurus RT dan RW untuk mengawal pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Dukungan ini sangat diperlukan guna menjaga stabilitas ekonomi desa di masa transisi.Menutup arahannya, Dulyani berharap agar proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Cikujang dapat segera terealisasi.
Meskipun saat ini masih terkendala pembiayaan untuk pelaksanaan kegiatan tersebut, ia optimis dengan kerja sama semua pihak, transisi kepemimpinan definitif akan segera terwujud.
Tarman Sutarman












