Sukabumi | antarwaktu.com – Dinas Pekerjaan Umum (PU) melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Wilayah Sukabumi terus memperketat pengawasan terhadap pengerjaan infrastruktur di lapangan.
Langkah ini diambil untuk memastikan setiap proyek memiliki daya tahan maksimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi mobilitas masyarakat.
Pengawas UPTD PU Wilayah Sukabumi, Mulyana, turun langsung meninjau lokasi pengerjaan guna memantau perkembangan fisik dan kesesuaian spesifikasi teknis.
Menurutnya, pengawasan melekat adalah kunci agar hasil pembangunan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Fokus pada Kekuatan Konstruksi
Dalam peninjauan tersebut, terdapat beberapa item pengerjaan yang menjadi prioritas utama guna mendukung ketahanan badan jalan, antara lain:
Pembangunan Drainase: Saluran air sepanjang 48 meter sedang dibangun untuk memastikan sistem pembuangan air lancar sehingga tidak merusak konstruksi jalan.
Tembok Penahan Tanah (TPT): Penguatan tebing dilakukan sepanjang 32 meter untuk mencegah terjadinya longsoran atau pergeseran tanah di area sensitif.
Pengecoran Bahu Jalan: Meliputi area sepanjang 150 meter dengan lebar bervariasi antara 60 cm hingga 1,6 meter guna memperluas ruang gerak kendaraan dan memperkuat struktur samping jalan.
”Setiap ada kegiatan, kami dari pihak pengawas terus melakukan pemantauan secara melekat untuk memastikan pengerjaan sesuai dengan standar yang ditetapkan,” tegas Mulyana di sela-sela kegiatannya.
Keterbukaan Informasi Publik
Selain fokus pada teknis pengerjaan, pihak UPTD PU juga mengedepankan prinsip transparansi. Mulyana mengingatkan bahwa seluruh informasi mengenai detail anggaran dan administrasi proyek telah dipasang di lokasi agar dapat diketahui oleh masyarakat luas.
”Terkait jumlah anggaran, semuanya sudah tercantum secara transparan di papan informasi proyek yang terpasang di lokasi,” pungkasnya saat ditemui dilokasi kegiatan di Kampung Babakan Sukasari, Desa Sukasari, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi,Senin (27/4/2026).
Dengan pengawasan yang intensif, diharapkan pembangunan infrastruktur di wilayah Sukabumi ini dapat rampung tepat waktu dengan kualitas yang optimal bagi kepentingan publik.
Tarman Sutarman










