Wajah Baru Alun-Alun Cianjur: Lebih Bersih, Nyaman, dan Kental Nuansa Sunda

Cianjur | antarwaktu.com – Alun-Alun Cianjur kini tampil lebih bersih, rapi, dan nyaman. Ikon wisata ramah keluarga yang berada di Jl. Siti Jenab, Kelurahan Pamoyanan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat itu juga semakin kental dengan nuansa budaya Sunda.

Ruang publik seluas sekitar 3 hektar tersebut diresmikan Presiden Joko Widodo pada 2019. Sejak saat itu, Alun-Alun Cianjur menjadi destinasi utama warga lokal serta wisatawan dari Bogor, Sukabumi, Bandung, bahkan mancanegara seperti Timur Tengah.

Perubahan signifikan terlihat setelah kawasan ini berada di bawah pengelolaan sementara Erlin Marlina. Sejumlah pembenahan dilakukan, mulai dari peningkatan kebersihan, penataan area pedagang, penambahan lampu penerangan, pemasangan CCTV, hingga penyelenggaraan kegiatan berbasis kearifan lokal Sunda. Fasilitas umum juga diperbaiki demi kenyamanan dan keamanan pengunjung.

“Kami ingin alun-alun tidak hanya bersih dan tertata, tapi juga menjadi ruang yang aman, nyaman, serta menghidupkan kembali identitas Cianjur sebagai bagian dari Tatar Sunda,” kata Erlin Marlina kepada awak media di lokasi, Sabtu, 23/5/2026.

Pembaruan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Pengunjung menilai alun-alun kini lebih layak untuk bersantai, berolahraga, hingga rekreasi keluarga. Pentas seni tradisional dan sajian kuliner khas yang rutin digelar juga dianggap efektif mengenalkan budaya Sunda ke generasi muda.

Salah seorang pengunjung, Ucup (48), mengaku merasakan perbedaan. “Alun-alun Cianjur sekarang keren, mantap. Lebih bersih, nyaman, dan petugasnya juga ramah,” ujarnya.

Erlin menegaskan, penataan akan terus dilakukan secara bertahap. Tujuannya agar alun-alun tetap menjadi ruang publik yang bersih, tertib, aman, sekaligus pusat aktivitas masyarakat dan pelestarian budaya lokal.

“Saya bersama jajaran kepengurusan akan bekerja maksimal menata dan menjaga Alun-Alun Cianjur, baik dari sisi keamanan maupun kenyamanan pengunjung. Harapannya, jumlah pengunjung terus meningkat sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi UMKM di kawasan ini,” pungkas Erlin.

Tarman Sutarman