Sukabumi | antarwaktu.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang terus menggenjot pembenahan infrastruktur di wilayah Kabupaten Sukabumi. Salah satu yang kini tengah menjadi sorotan dan mulai dikebut pengerjaannya adalah proyek rehabilitasi badan jalan pada ruas Jalan Sukabumi (Baros) – Sagaranten KM. BDG 111+950, tepatnya di wilayah Desa Mekarsari.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, proyek strategis yang dinanti-nanti oleh pengguna jalan dan masyarakat Sukabumi Selatan ini dikerjakan oleh CV. Margatama selaku penyedia jasa, dengan pengawasan ketat dari Direksi Teknis selaku konsultan pengawas.
Dari papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, kegiatan bertajuk Penyelenggaraan Jalan Provinsi di bawah naungan UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan II ini menelan anggaran sebesar Rp 4.254.213.084,00 (Empat Miliar Dua Ratus Lima Puluh Empat Juta Dua Ratus Tiga Belas Ribu Delapan Puluh Empat Rupiah) yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat. Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu pelaksanaan 180 hari kalender sejak resmi berjalan pada Juni lalu.
Di lokasi pembangunan, sejumlah pekerja dengan rompi dan helm keselamatan tampak sibuk melakukan pemasangan batu untuk Tembok Penahan Tanah (TPT) di sisi jalan guna mengantisipasi terjadinya pergeseran tanah atau longsoran yang kerap mengancam badan jalan di jalur tersebut.
Pihak pelaksana juga terlihat sangat memperhatikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan mendaftarkan seluruh pekerja konstruksi dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
Pelaksanaan proyek ini pun mendapat sambutan hangat dan apresiasi langsung dari masyarakat setempat.
Agus, salah seorang warga Desa Mekarsari, menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam atas perhatian yang terus diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap infrastruktur di wilayah mereka.
”Saya selaku warga mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jabar melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang UPTD Pelayanan Jalan dan Jembatan Wilayah II yang sudah menunjuk pelaksana CV. Margatama.
Saya lihat pekerjaan ini sangat baik dan sudah berjalan dua minggu ini, ya bisa kita lihat bersama,” ujar Agus saat dimintai tanggapannya oleh awak media di lokasi, Jumat (9/07/2026) di lokasi kegiatan tersebut.
Agus menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan dan pembuatan TPT di kawasan tersebut memiliki nilai yang sangat krusial.
Hal ini dikarenakan karakteristik wilayah Mekarsari yang secara geografis tergolong rawan dan rentan terhadap pergerakan tanah. Terlebih, jalur tersebut berdekatan dengan area pemukiman baru bagi warga terdampak bencana.
”Dikarenakan perhatian Bapak Pimpinan terus berlanjut ke wilayah kami ini yang rentan tanahnya bergerak. Jadi kan di atas itu ada Kampung KDM, tempat relokasi warga yang terkena bencana pergerakan tanah kemarin,” tambah Agus.
Mengingat pentingnya fungsi jalan ini sebagai akses utama sekaligus penguat struktur tanah di kawasan rawan, Agus menaruh harapan besar agar pihak ketiga yang ditunjuk dapat mempertahankan kinerja positifnya hingga proyek selesai.
”Saya harapkan pihak pelaksana bisa memberikan kualitas terbaik,” pungkas Agus mengakhiri wawancara.
Hingga berita ini diturunkan, proses pengerjaan fisik di lapangan terus menunjukkan progres signifikan demi mengejar target penyelesaian agar jalur utama penghubung antar-kecamatan ini segera dapat dinikmati masyarakat dengan aman, nyaman, dan kokoh.
Tarman S
Biro Sukabumi








