Rangkaian HKGB ke-74, Bhayangkari Sumbar Beri Bantuan Warga Terdampak Banjir Bandang

Solok | antarwaktu.com – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana adalah wujud nyata dari empati, solidaritas, dan rasa kemanusiaan untuk meringankan beban sesama yang sedang mengalami musibah.

Dalam rangkaian memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026, hal itu juga dibuktikan dengan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana ditunjukkan keluarga besar Polri. Pengurus Daerah Bhayangkari Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Bhayangkari Peduli dengan menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir bandang, di wilayah Solok.

Bentuk kepedulian sosial Bhayangkari kepada masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana. Bantuan yang telah disiapkan kemudian dibawa langsung ke lokasi untuk diserahkan kepada warga yang membutuhkan.

“Setibanya di lokasi, jajaran Bhayangkari Sumatera Barat tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga meninjau kondisi masyarakat dan lingkungan yang terdampak. Sejumlah material sisa bencana seperti lumpur, kayu dan material lainnya masih terlihat di sekitar lokasi,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Menurutnya, dengan kehadiran Bhayangkari di tengah masyarakat juga diwarnai dengan interaksi langsung bersama warga, termasuk anak-anak. “Suasana tersebut menunjukkan bahwa bantuan kemanusiaan tidak semata-mata berupa dukungan logistik, tetapi juga menghadirkan perhatian, empati dan penguatan moral bagi masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit,” tutur Susmelawati Rosya.

Dia menjelaskan, bahwa kegiatan Bhayangkari Peduli merupakan wujud kepedulian keluarga besar Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang terdampak bencana.

“Kegiatan Bhayangkari Peduli dalam rangka HKGB ke-74 ini merupakan bentuk nyata kepedulian keluarga besar Polri kepada masyarakat. Kehadiran langsung di tengah warga terdampak diharapkan dapat memberikan manfaat, meringankan beban dan memberikan semangat kepada masyarakat dalam menghadapi masa pemulihan,” jelas Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Dia menyebutkan, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian penting dari semangat pengabdian Polri. Karena itu, sinergi antara Polri, Bhayangkari dan masyarakat perlu terus diperkuat, terutama dalam menghadapi situasi bencana yang membutuhkan kebersamaan dan gotong royong.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Yang tidak kalah penting, semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus dijaga agar masyarakat dapat bangkit dan kembali menjalankan aktivitas secara bertahap,” ucap Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Melalui kegiatan tersebut, Bhayangkari Sumatera Barat menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan,” tambah Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Kombes Pol Susmelawati Rosya juga menegaskan, bahwa semangat HKGB ke-74 tidak hanya menjadi momentum peringatan organisasi, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata dengan hadir, berbagi dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Bhayangkari Peduli, hadir bersama masyarakat, berbagi untuk sesama,” tandasnya.

MAUL/RED