Penanganan Banjir Menjadi Pembahasan Utama Rakor di Pemkab Bandung

Bandung | antarwaktu.com – Dinas PUTR Kabupaten Bandung mengidentifikasi sedimentasi, sampah, dan penyempitan saluran sebagai penyebab genangan di Sungai Cikahiyangan, Margahayu.

Hal itu terungkap saat Rapat Koordinasi dan Sinergitas Antar Perangkat Daerah yang dipimpin Bupati Bandung Dadang Supriatna di Ruang Rapat Bupati, Kamis (5/11/2026).

Dalam Rakor tersebut mengemuka penanganan disiapkan berupa normalisasi saluran, perbaikan tebing, dan pemasangan jaring sampah.

Sementara BBWS Citarum mencatat luas genangan di Baleendah, Dayeuhkolot, dan Bojongsoang turun dari 371 hektare pada 2016 menjadi 97,50 hektare pada 2026.

Sedangkan Dinas SDA Provinsi Jawa Barat melaporkan sejumlah pekerjaan penanganan banjir telah selesai, di antaranya penanganan Oxbow Cicukang, DI Leuwikuya, serta normalisasi Sungai Cipalasari, Cidawolong, dan Cikeruh sepanjang 2 kilometer.

Untuk penanganan di Lanud Sulaiman dan Underpass Tol Cibaduyut menjadi tindak lanjut berikutnya.

Bupati Bandung menginstruksikan penyusunan kesepakatan bersama pemerintah daerah di Bandung Raya untuk memperjelas pembagian tanggung jawab dan dukungan anggaran.

“Tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak, baik kabupaten maupun provinsi. Ini harus menjadi kerja sama bersama Bandung Raya,” tegas Bupati.(Buy)