Bandung | antarwaktu.com – Pemberdayaan UMKM menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Melalui kolaborasi lintas sektor, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) didorong untuk meningkatkan kapasitas, memperluas akses pembiayaan, serta mengembangkan produk yang mampu bersaing di pasar global.
Komitmen tersebut sejalan dengan upaya Bupati Bandung, Dadang Supriatna, dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan kapasitas dan pendampingan usaha yang berkelanjutan.
Hal tersebut menjadi bagian dari agenda Kunjungan Kerja Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, di Bandung Creative Hub, Jalan Laswi No. 7, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan melalui program LAKSMI (Langkah Aksi Kapasitas Sosial Mikro untuk Inklusi) dari Kementerian UMKM.
Dalam kunjungan tersebut, jajaran meninjau ekosistem pemberdayaan UMKM melalui kegiatan Perintis Berdaya Connect yang mencakup workshop sertifikasi halal, dialog bersama inkubator bisnis, business matching, serta sosialisasi jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menko Muhaimin Iskandar mendorong agar model pemberdayaan yang dikembangkan di Bandung Creative Hub dapat diperluas ke berbagai kota dan kabupaten di Indonesia.
Menurutnya, ekosistem yang mengintegrasikan pelatihan, peningkatan kualitas produk, akses bahan baku, permodalan, teknologi, hingga pemasaran tersebut dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat daya saing UMKM,” ujar Menko.
Sebagai langkah strategis dalam mendukung peningkatan kapasitas dan kemandirian UMKM, Pemerintah Kabupaten Bandung juga menghadirkan program Pinjaman Modal Bergulir Tanpa Bunga dan Tanpa Jaminan.
Program ini menjadi salah satu upaya Bupati Bandung dalam memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha sekaligus mendorong lahirnya 10.000 wirausaha muda di Kabupaten Bandung.
Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk memulai dan mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan lapangan kerja.
“Dukungan permodalan ini juga menjadi bagian dari upaya untuk membangun ekosistem pemberdayaan,” pungkas Bupati Bandung.(BUY)






